Menampilkan semua 12 hasil

Edge finder merupakan alat bantu pencari titik tengah dan sudut pada permukaan material yang berputar, artinya spindel mesin harus berputar agar alat tersebut dapat bekerja. Di satu ujung, sebuah bentuk silinder berisi pegas; ketika pencari tepi menyentuh tepi, kickoff silinder ini diperhatikan. Di sisi lain, bentuk kerucut juga berisi pegas dan digunakan untuk menemukan pusat lubang yang sebelumnya dibor. Gaya pencari tepi ini dianggap yang paling akurat, dan akurasinya dapat lebih ditingkatkan melalui penggunaan collet. Dalam pengaturan yang tepat, akurasi hitung dengan pengulangan 0,0051 mm atau lebih baik dapat diperoleh.

Edge finder ada tiga jenis:

1. Pencari tepi elektronik

Kadang-kadang juga (secara keliru) disebut sebagai pencari tepi digital, instrumen ini dapat menemukan tepi benda kerja dan juga offset ketinggian. Ia bekerja dalam spindel yang tidak berputar, yang merupakan keunggulan besar dibandingkan rekan mekanisnya. Ini dioperasikan dengan baterai dan bekerja dengan menyalakan LED internalnya (biasanya merah) ketika sirkuit listrik yang dibentuk oleh instrumen, benda kerja dan mesin ditutup. Dengan demikian, cahaya diterangi saat edge finder menyentuh benda kerja dan terlihat melalui celah di casing. Pengulangan 0,001 in (0,025 mm) dapat diperoleh.

2. Pencari pusat

Alat yang digunakan untuk menyelaraskan pusat pemesinan ke lokasi tertentu pada stok atau benda kerja. Seringkali lokasi ini dapat ditandai menggunakan metode tata letak (membiru permukaan dan menggoreskan lokasi yang tepat dengan perpotongan dua garis yang mengidentifikasi posisi yang akan dikerjakan, dll. Terkadang kaca pembesar digunakan untuk membantu menandai lokasi. Salah satu kelemahan dari Metode ini hanya seakurat garis yang digambar pada bagian tersebut.). Berbeda dengan edge finder, dalam versi mekanis, ujungnya tidak bermuatan pegas, dan berfungsi dengan spindel berhenti. Dalam versi laser, ‘X’ cahaya sering diproyeksikan dari pusat mesin ke benda kerja dan lokasi benda kerja disesuaikan agar sejajar dengan perpotongan garis-garis ini. Berbeda dengan perangkat pemusatan, pencari tengah tidak dapat langsung menemukan pusat benda kerja, sehingga membutuhkan perhitungan, pengukuran dan / atau metode tata letak tambahan untuk menyelaraskannya.

3. Centering Device Solid Mekanis

Alat yang juga disebut Fine zero setter ini digunakan untuk menyesuaikan dan menyelaraskan bidang tengah atau sumbu benda kerja atau fitur benda kerja secara akurat ke pusat pemesinan. Berbeda dengan edge finder, metode ini paling sering tidak memerlukan perhitungan, pengukuran, atau penandaan metode tata letak untuk memungkinkan perataan ini. Versi mekanis dapat bekerja dengan spindel dihentikan. Perangkat pemusatan laser dapat digunakan untuk mentransmisikan pola cahaya yang, bergantung pada sudut laser, dapat mencapai tingkat presisi yang tinggi.

Penggunaan alat edge finder atau 3D coaxial centering ini memang butuh latihan. Setelah dipasang, anda periksa kembali apakah sudah pas dijepit arbor mesin sebelum menghidupkan daya. Kecepatan putar mesin juga tidak boleh melebihi 700 hingga 800 rpm. Pindahkan meja mesin di sepanjang sumbu satu sekrup pemosisian ke titik di mana jarak tempuh tangan indikator telah berkurang ke jarak terendah, dengan demikian, mengindikasikan bahwa titik center dipusatkan pada bidang spindel dalam satu arah. Gerakkan meja mesin di sepanjang sumbu sekrup pemosisian lainya hingga rentang perjalanan tangan indikator berkurang menjadi nol, sehingga menunjukkan bahwa pusat benda kerja selaras aksial dengan poros mesin.

HARGA EDGE FINDER ATAU CENTERING BERAPA?

Kami menjual beragam produk perkakas presisi industri untuk memenuhi berbagai kebutuhan pelanggan mulai dari pengeboran lubang, pelebaran diameter lubang, pemakanan material dari beragam axis dalam standar ISO Metrik maupun standar Jerman DIN, Jepang JIS dan Amerika Serikat ANSI. Jangan ragu untuk mencari bantuan dari spesialis kami melalui email: [email protected]

error: Alert: Content is protected!